KLA JAKARTA PUSAT, IMPIAN YANG KIAN NYATA   Leave a comment

Kota Layak Anak (KLA) adalah kota yang manusiawi, nyaman dan ramah terhadap masyarakatnya, khususnya anak-anak. Kota semacam ini merupakan impian setiap warga kota. Demikian juga dengan warga masyarakat yang tinggal di Jakarta Pusat.

KLA dicirikan dengan 31 indiaktor yang dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PP & PA RI), antara lain: setiap anak harus mendapatkan hak-haknya (hak mendapatkan akte kelahiran, hak mendapatkan pendidikan, hak mendapat pengakuan, dll) serta tersedianya ruang interaksi publik yang memadai bagi anak.

Terkait penyediaan ruang interaksi publik bagi anak, saat ini Ibu Gubernur bersama Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan percontohan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di 6 wilayah Kota/Kabupaten, yaitu: Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Program tersebut dilaksanakan dengan merangkul pihak swasta, yaitu PT. Pembangunan Jaya melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Untuk Jakarta Pusat, RPTRA akan di bangun di kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir dengan cara merevitalisasi taman yang telah ada, yaitu Taman Tidore.

Sejalan dengan program Ibu Gubernur bersama Tim Penggerak PKK tersebut, Walikota Jakarta Pusat juga telah mencanangkan pengembangan percontohan Kota Layak Anak (KLA) di 7 kecamatan lainnya di Wilayah Jakarta Pusat, yaitu: Kecamatan Sawah Besar, Kemayoran, Senen, Cempaka Putih, Menteng, Tanah Abang dan Johar Baru. Pada 7 kecamatan tersebut akan dipilih masing-masing satu kelurahan yang akan dijadikan sebagai percontohan pengembangan Kota Layak Anak (KLA) dengan mengacu pada 31 indikator KLA dari Kemen PP & PA RI. Pada lokasi-lokasi tersebut juga akan dibangun RPTRA sebagaimana di kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) adalah taman yang didesain dengan konsep modern yang ramah anak dengan dilengkapi berbagai sarana prasarana pendukung seperti Gazebo/pendopo untuk tempat belajar/pentas anak-anak, sarana olah raga, sekretariat forum anak, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), jaringan internet / wifi, toilet, dll. Dengan demikian diharapkan RPTRA dapat menjadi pusat interaksi publik sekaligus sebagai media pembelajaran dan pengembangan minat dan bakat anak-anak.

Melalui percontohan KLA tersebut diharapkan nantinya dapat direplikasi di seluruh kelurahan dan kecamatan yang ada di Jakarta Pusat. Dengan demikian, impian Warga Jakarta Pusat untuk memiliki kota yang manusiawi, nyaman dan ramah anak segera dapat diwujudkan.

Kang Agus_27/1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: